Jaringan LAN

Jaringan LAN adalah jaringan yang menghubungkan beberapa komputer dalam suatu local area (biasanya dalam satu gedung atau antar gedung). Biasanya digunakan di dalam rumah, perkantoran, perindustrian, universitas atau akademik, rumah sakit dan daerah yang sejenis. LAN mempunyai ukuran yang terbatas, yang berarti bahwa waktu transmisi pada
keadaan terburuknya terbatas dan dapat diketahui sebelumnya. Dengan mengetahui keterbatasnnya, menyebabkan adanya kemungkinan untuk menggunakan jenis desain tertentu. Hal ini juga memudahkan manajemen jaringan.
LAN seringkali menggunakan teknologih transmisi kabel tunggal. LAN tradisional beroperasi pada kecepatan mulai 10 sampai 100 Mbps (mega bit/detik) dengan delay rendah (puluhan mikro second) dan mempunyai faktor kesalahan yang kecil. LAN-LAN modern dapat beroperasi pada kecepatan yang lebih tinggi, sampai ratusan megabit/detik.
Sistem LAN yang sering digunakan adalah system Ethernet yang dikembangkan oleh perusahaan Xerox. Penggunaan titik koneksi (titik koneksi) intermediate (sepert repeater, bridge, dan switch) memungkinkan LAN terkoneksi membentuk jaringan yang lebih luas. LAN juga dapat terkoneksi ke LAN, WAN (Wide Area Network), atau MAN (Metropolitan Area Network) lain menggunakan router.
Secara garis besar, LAN adalah sebuah jaringan komunikasi antar komputer yang :
- Bersifat local
- Dikontrol oleh suatu kekuasaan administrative
- Pengguna dalam sebuah LAN dianggap dapat dipercaya.
- Biasanya mempunyai kecepatan yang tinggi dan data dalam semua komputer selalu di sharing.

keunggulan LAN: 
       Pemakaian sumber daya secara bersama-sama.
       Memungkinkan hubungan antar sistem dari beragam meri.
       Memungkinkan adanya transfer file antar bagian dengan melalui suatu server pengatur lalu lintas informasi.
       Efektifitas dan efisiensi kerja menjadi lebih produktif.
       Lebih banyak terminal yang terhubung ke system.
       Mengurangi pemakaian kabel jika dibandingkan dengan sistem conect one by one.
       Memungkinkan komunikasi melalui e-mail.
       Adanya pembakuan user interface.
       Perlindungan investasi dan rahasia data karena adanya server pengatur dan password.
kelemahan LAN :  
       Instrumentasi tidak sederhana
       Ada kemungkinan password dapat ditembus
       Perlu pengendali pemakain software
       Software harus dirancang untuk multi user
       Semua layer model OSI harus dilaksanakan (protokol/aturan yang digunakan)
       Virus mungkin dapat menyebar melalui jaringan.





No comments:

Post a Comment